Desember 15, 2008

KISAH SEEKOR TIKUS

Tanggal 30 november yang lalu saya berkesempatan untuk terbang lagi.Dengan menggunakan maskapai biasanya tentunya.Mungkin sudah rejeki saya,kali inipun saya dapat upgrade ke kelas bisnis.Tentu sudah terbayang empuknya kursi kelas bisnis.Namun begitu masuk ke pesawat,kesan pertama adalah pesawat ini tidak terawat sekali.Banyak bagian dari kursi yang sobek atau tombol pengatur foot rest yang tidak berfungsi.Tidak seperti pesawat biasanya yang Boeing 777-300 ER,flight malam ini menggunakan Airbus A340-300.Mungkin pesawat reguler sedang menjalani perawatan rutin.Selama dalam perjalanan normal-normal saja seperti biasanya.Namun sejam sebelum mendarat di Jakarta,penumpang yang duduk didepan saya kaget setengah mati.Ibu ini mendapati tas tangan yang diletakkan didekat kakinya telah bolong.Setelah diteliti ternyata lubang pada tas itu akibat....gigitan TIKUS.Bukan masalah besar kalau cuma tas itu rusak,tapi adanya tikus dalam pesawat adalah masalah besar.Tidak dapat dibayangkan,kalau tikus ini menggit kabel listrik atau kabel pengontrolan pesawat.Komplen sudah disampaikan lewat kabin manager dan juga lewat email ke manajemen.Alhamdulillah pesawat mendarat di Jakarta dengan lancar.Pesan moral,jangan merasa nyaman dulu duduk dikelas bisnis.Yang terpenting bisa sampai ditujuan dengan selamat.Ilustrasi diambil dari sini


print this page

2 komentar:

  1. untuk kelas indonesia, yg penting memang selamat dulu, wong faktor itu aja susah banget kok :D

    BalasHapus
  2. info and arkikel thank you nice and useful blog, greetings and greetings successful blogger. thank you
    sprei murah

    BalasHapus